Minggu, 20 Mei 2012

Artikel Sastra 5; Tokoh

Sardono Waluyo Kusumo

   Sardono Waluyo Kusumo adalah seorang penari, koreografer, dan sutradara film asal Indonesia. Ia adalah salah seorang tokoh tari kontemporer Indonesia. Sardono pertama kali belajar menari tarian klasik Jawa 'alusan' pada R.T. Kusumo Kesowo (master tari kraton Surakarta). Pada tahun 1961, R.T Kusumo Kesowo menciptakan sendratari kolosal Ramayana yang dipentaskan di Candi Prambanan. Tari kolosal ini melibatkan 250 penari dengan dua set orkestra gamelan. Sardono diserahi tugas untuk menarikan tokoh Hanoman - meskipun ia terlatih sebagai penari 'alusan' bukan 'gagahan'. Pada awalnya ia kecewa, namun tugas ini memberinya inspirasi untuk mengadaptasi gerakan Hanoman di tari Jawa dengan silat yang ia pelajari sejak umur 8 tahun setelah ia melihat komik Tarzan.


   Pada tahun 1968 ia menjadi anggota termuda IKJ pada usia 23 tahun. Pada tahun 1970-an ia mendirikan Sardono Dance Theatre. Sardono pernah mendapatkan penghargaan Prince Claus Awards dari Kerajaan Belanda pada tahun 1997. Sejak 14 Januari 2004 ia adalah Guru Besar Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Sardono W Kusumo juga telah mendapatkan beberapa penghargaan. Seperti:
1. Penghargaan khusus berupa diploma berpriguna dari Pemerintah Meksiko
   (17 Februari 1993)
2. Prince Claus Awards 1997 dari Kerajaan Belanda (18 Desember 1997)
3. Bintang Budaya Parama Dharma (14 Aguatus 2003)
4. Distinguished Artist Award dari International Society of Performing
   Arts (ISPA) (Juni 2003)

  Sardono juga pernah menggelar pameran lukisa-lukisan indahnya di Semarang. tepatnya di Gedung Peek Hous di Kawasan Kota Lama. Lukisan-lukisan indah Sardono yang didominasi oleh permainan ragam warna begitu apik dilihat dalam puluhan kanvas, dan ada juga lukisannya yang berukuran 20 meter. Sardono menjuluki lukisan-lukisannya sebagai warna yang menari diatas kanvas.

Artikel Sastra 4; Perspektif Folklor

Perspektif Folklor dalam Kehidupan Masyarakat Modern


Manusia diberikan kelebihan bila dibandingkan dengan mahluk-mahluk lainnya. Tuhan memberikan kelebihan akal kepada  manusia. Dengan akal yang dimiliki, manusia dapat mempertahankan hidup, beradaptasi, dan mewariskan kebudayaan yang telah dihasilkan kepada generasi penerusnya. Proses pewarisan suatu kebudayaan dilakukan secara langsung melalui pengajaran, dan secara tidak langsung lewat pemberian contoh perilaku sehari-hari.
Masyarakat Indonesia sejak masa lampau telah memiliki kebudayaan. Salah satu bentuk kebudayaan yang telah dihasilkan adalah folklor. Tradisi lisan dalam suatu masyarakat diwariskan secara turun-temurun, sehingga jejaknya masih ditemukan sampai sekarang. Perkembangan folklor dalam kehidupan masyarakat, merupakan perwujudan dari usaha dan cara-cara kelompok tersebut dalam memahami serta menjelaskan realitas lingkungannya, yang disesuaikan dengan situasi alam pikiran masyarakat di suatu zaman tertentu. Alam pikiran masyarakat yang dipandang sebagai lahan paling subur bagi berkembangnya pemikiran seperti itu, menurut Peursen (1976), adalah alam pikiran mistis. Alam pikiran mistis sangat menjiwai (mendasari) tradisi lisan masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu sampai sekarang.
Cara masyarakat menjelaskan atau memahami realitas seperti di atas, bukan merupakan suatu kesengajaan untuk mengacaukan fakta dengan khayalan, tetapi memang merupakan suatu cara dalam menangkap realitas sesuai dengan alam pikiran mereka. Oleh karena itu, tradisi lisan dalam suatu masyarakat bisa beragam bentuknya, tegantung masyarakat yang mendukungnya. Seperti yang dikemukakan oleh Danandjaja (1983), bahwa bagian budaya yang disebut folklor itu dapat berupa bahasa rakyat, ungkapan tradisional, teka-teki (pertanyaan tradisional), sajak dan puisi rakyat, cerita prosa rakyat, seperti mite, legenda, dan dongeng (lelucon dan anekdot), nyanyian rakyat, teater rakyat, permainan rakyat, kepercayaan, seni rupa rakyat, musik rakyat dan gerak isyarat. Iskandar, dkk (2004), menambahkan jenis folklor tersebut berupa pertanyaan tradisional (sama dengan teka-teki), sajak dan puisi rakyat.
Folklor yang berkembang dan diwariskan secara turun-temurun dalam suatu masyarakat, bukan berarti tidak memiliki nilai guna (fungsi). Folklor memiliki fungsi yang sangat mendasar (penting) bagi masyarakat pendukungnya. Menurut Iskandar, dkk (2004) trandisi lisan melukiskan kondisi fakta mental tradisi masyarakat yang mendukungnya, simbol identitas bersama masyarakatnya sehingga menjadi simbol solidaritas dari masyarakatnya, dan menjadi alat legitimasi bagi keberadaan suatu kolektif, baik sebuah marga, masyarakat maupun suku bangsa. Atau seperti yang dikemukakan oleh Danandjaja (1983) yang mengutip pendapat dari Bascom menyatakan bahwa bentuk-bentuk folklor mempunyai fungsi sebagai berikut :
1) sebagai sistem proyeksi; 
2) sebagai alat pengesahan budaya; 
3) sebagai alat paedagogik; dan
4) sebagai alat pemaksa berlakunya norma-norma masyarakat dan pengendalian masyarakat.
Beranjak dari pendapat di atas, maka tradisi lisan yang sudah berkembang dalam masyarakat Indonesia sejak masa lampau, sesuangguhnya masih layak dipertahankan (dilestarikan) dalam kehidupan dewasa ini (masa kini), disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Terlepas dari unsur-unsur mistis yang ada di dalamnya, folklor memiliki nilai-nilai dan norma-norma yang sangat relevan untuk mendukung kehidupan masyarakat secara kolektif, dan menjadi filter terhadap pengaruh-pengaruh negatif akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi atau era globalisasi. Nilai-nilai dan norma-norma itu menjadi ciri khas dari kelompok masyarakat, mengatur tentang perilaku dan hubungan antarindividu dalam kelompok tersebut. Nilai-nilai dan norma-norma kemudian dikembangkan menjadi adat-istiadat dari suatu kelompok masyarakat pendukungnya. Adat kebiasaan tidak selamnya mecerminkan kekolotan atau keterbelakangan suatu kelompok masyarakat. Dalam kehidupan masyarakat modern sekarang ini, adat-istiadat tersebut justeru dapat menjadi modal dasar dalam kehidupan kolektif. Nilai-nilai kearifan lokal suatu masyarakat dapat memberikan keseimbangan dan ketertiban (keharmonisan) hidup, melestarikan alam atau lingkungan hidup, dan lain-lainnya. Pewarisannya pada generasi penerus, juga sangat bermanfaat dalam rangka memperkecil adanya kesenjangan budaya pada generasi muda. Pewarisan yang efektif dapat dilakukan melalui pendidikan.

Artikel Sastra 3; Masa Depan

Masa Depan Bahasa, Sastra, dan Aksara Daerah
Oleh: Abdul Wahab
Yang menarik perhatian ialah hasil pengamatan Christian Gossweiler, doctor teologi dari Universitas Negeri Tubingen, Jerman. Menurut beliau, setuasi bahas Jawa dan bahasa daerah di Indonesia mengalami nasib yang sama dengan dialek-dialek dan bahasa-bahasa daerah di Eropa. Menurunnya kualitas bahasa-bahasa daerah itu disebabkan oleh adanya upaya memupuk rasa nasionalisme dengan menggunakan bahasa nasional, dan mengalpakan bahasa-bahasa daerah. menurutnya, industrialisasi dan faktor-faktor lain mendukung upaya itu. Apalagi dalam era globalisasi ini ada pelbagai perkembangan yang mencampurkan dan menyeragamkan bahasa dan budaya di seluruh dunia. Dalam bidang bahasa, bahasa Inggris dianggap sebagai satu-satunya bahasa internasional yang semakin banyak digunakan di seluruh dunia. Selain faktor di atas khusus mengenai situasi bahasa daerah di Indonesia, beliau melihat ada lagi faktor lain yang memengaruhi menurunnya kualitas bahasa-bahasa daerah khususnya di Jawa, yaitu:
1. tidak ada lembaga bahasa daerah yang aktif menaggulangi masalah menurunnya bahasa daerah,
2. program penerbitan buku dan kursus-kursus bahasa daerah dengan kebutuhan modern,
3. belum ada usaha menyesuaikan bahasa daerah dengan kebutuhan modern.
4. belum tampak adanya jaringan kerja dan koordinasi di antara sesama forum peduli perkembangan bahasa daerah.
Bagaimana kondisi Sastra Jawa dewasa ini?
  Meskipun penghormatan dan pemeliharaan bahasa Jawa hanya terbatas pada pencantuman gagasan dalam undang-undang dasar pasal 36 dan aturan tambahannya, sastra Jawa berkembang terus dari jaman ke jaman. Pada Jaman Baru, sastra Jawa dibagi menjadi dua--sastra tradisional dan sastra modern. Kreativitas menciptakan karya sastra modern oleh penutur asli bahasa Jawa terus berlangsung hingga sekarang, meski tidak ditulis dalam aksara Jawa.

Puisi (dalam bahasa) Jawa yang pernah dimuat pada berbagai media cetak antara tahun 1940 dan tahun 1980, dikumpulkan oleh Suripan Sadi Hutomo (almarhum) dalam satu antalogi, yaitu Antalogi Puisi Jawa Modern 1940-1980. Itulah sebabnya, betapa pun jelek atmosfir yang meligkunginya, sastrawan tidak akan berhenti berjreasi. Begitulah yang terjadi pada para sastrawan Jawa, Bali, Mkasar, Bugis, Batak, Lampung, Sunda, dan lain-lainnya di tanah air ini.
Bagaimana halnya dengan Aksara Jawa saat ini?
   Meskipun penutur asli bahasa Jawa merupakan penutur yang jumlahnya paling besar dibanding dengan penutur-penutur bahasa daerah lainnya di Nusantara, nasib aksara Jawa lebih buruk dari nasib aksara Bali. Aksara Jawa sekarang ini kedudukannya sebagai pengetahuna saja yang diajarkan kepada siswa sekolah dasar mulai kelas tiga sampai kelas lima. Pengajaran aksara Jawa sekarang tidak sampai menjadi keterampilan karena tidak difungsikan sebagai representasi otografis bahasa Jawa. Oleh karena itu, mata pelajaran bahas Jawa termasuk pengetahuan menuliskan aksara Jawa tidak akan dapat menempati kedudukan sebagai kebutuhan hidup orang Jawa, melainkan dianggap sebagai siksaan oleh para siswa, karena mereka beranggapan bahwa pengajaran pengetahuan menulis aksara Jawa itu hanya menambah beban pekerjaan mereka saja.

Meskipun Belanda dianggap sebagai biang keladi menurunnya derajat bahasa, sastra, dan aksara Jawa (dalam Riyadi, 2002: 5), pemerintah Belanda sebelum proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia masih menghormati dan memelihara aksara Jawa dengan memberikan fungsi pada urusan-urusan resmi misalnya dalam peringatan akan bahasa listik dan pecahan mata uang. Generasi Jawa di bawah usia 50 tahun tahu akan Jawa, tetapi tidak dapat membaca dengan lancar, apalagi menulisnya sebagai alat melahirkan cipta, rasa, karsa, dan karyanya, baik yang menyangkut urusan formal, maupun yang menyangkut urusan informal dalam kehidupan sehari-hari.


(Sumber wacana: http://sastraadiguna.com/index.php/2011/10/masa-depan-bahasa-sastra-dan-aksara-daerah-4/)

Artikel Sastra 2; Sastra Jepang

Prospektif, Peluang Lulusan Sastra Jepang

Banyaknya perusahaan Jepang yang berinvestasi di Indonesia sehingga membutuhkan tenaga kerja yang mempunyai keahlian bahasa Jepang, mendorong Undip Semarang membuka S1 Sastra Jepang. Surat Keputusan tentang izin penyelenggaraan program studi tersebut sudah terbit pada 30 Oktober 2009, sehingga tahun ini S1 Sastra Jepang sudah bisa melaksanakan program belajar-mengajar.

Pendirian program studi tersebut terlaksana berkat kerja sama antara akademika FIB Undip dengan Atase Kebudayaan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia serta Japan Foundation. Kerja sama itu sendiri sudah dilakukan sejak 1999 dengan pendirian D1 Bahasa Jepang, kemudian pada 2003 dikembangkan dengan pembukaan D3 Bahasa Jepang yang dibantu pemutur asli dari Jepang dengan sertifikat Silver Expert.

Banyak sekali kesempatan beasiswa yang bisa diperoleh oleh masyarakat Indonesia melalui situs www.jasso.com. Selain itu juga ada beberapa beasiswa yang disediakan perusahaan-perusahaan besar Jepang.

Artikel Sastra 1; Puisi Taufik Ismail

Dugaan Plagiarisme oleh Taufik Ismail

   Taufiq Ismail disinyalir membuat satu karya puisi plagiat Kerendahan Hati dari puisi Be the Best of Whatever You Are karya Douglas Malloch. Seperti yang dikutip Tempo Interaktif.com bahwa penyair Taufiq Ismail tak bersedia memberikan komentar apa pun terkait dugaan plagiarisme terhadap puisinya. Bahkan ketika ditanyakan soal proses kreatif bagaimana puisinya, Kerendahan Hati ditulis, ia berkali-kali menolak memaparkannya. Lagi-lagi Taufiq dengan nada bicaranya yang tergesa, mengelak, dan beralasan hendak mempelajari puisinya terlebih dahulu.
   Lebih jauh diteliti bahwa Malloch adalah penyair kelahiran Muskegon, Michigan, Amerika Serikat, pada 1877. Ia menulis puisi untuk pertama kalinya pada usia sepuluh tahun, yang diterbitkan di Detroit News kala itu. Hingga kumpulan puisinya diterbitkan dalam bentuk buku berjudul In Forest Land dan menjadi buku terlaris. Menurut sastrawati @HelvyTyanaRosa, penulis 40 buku lebih dan dosen di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), di twitternya, "Saya sudah baca puisi-puisi itu. Menurut hemat saya Taufiq Ismail hanya terinspirasi saja." Memang ada suara keras seperti suara Saut Situmorang di akunnya @RedBodhisattva, "Kalok tak bisa jadi Douglas Malloch, jangan lah pulak awak jatuh jadi Taufiq Ismail."
Berikut kita simak puisi karya Douglas Malloch dan Taufiq Ismali.


Be the Best of Whatever You Are
By Douglas Malloch
If you can’t be a pine on the top of the hill,
Be a scrub in the valley — but be
The best little scrub by the side of the rill;
Be a bush if you can’t be a tree.
If you can’t be a bush be a bit of the grass,
And some highway happier make;
If you can’t be a muskie then just be a bass —
But the liveliest bass in the lake!
We can’t all be captains, we’ve got to be crew,
There’s something for all of us here,
There’s big work to do, and there’s lesser to do,
And the task you must do is the near.
If you can’t be a highway then just be a trail,
If you can’t be the sun be a star;
It isn’t by size that you win or you fail —
Be the best of whatever you are!


Kerendahan Hati
Oleh Taufiq Ismail
Kalau engkau tak mampu menjadi beringin yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik, yang tumbuh di tepi danau.
Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yangmemperkuat tanggul pinggiran jalan.
Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air
Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri.



(Sumber berita: PedomanNEWS.com) 

Selasa, 15 Mei 2012

sketch




real from my hand, not good but i love it!

Rain and Umbrella


Foto from Tumblr


look at this picture, we can feel calm and happy. beautiful drops, voice, scent, and they are. colorful umbrella that was so interesting. wanted to hold and steady one by onecolor. when it rains, I'm always happy. because everyone felt the same sense, that is peace.

Senin, 14 Mei 2012

Be Better, Be Friend, Be Love!

Happy Birthday Frisca Elvyana (@friscaaelvyana) your 19th (14 Mei 2012) now! I wish anything thebest for you. Please to be better, be friend, be lovely, be your self, and another. And i hope you like my present, because it's through this present you can see seriousness to be your friend. See the photos, remember our memories and never forget. Muah!:):*({})






Again, Happy Birthday GOD BLESS YOU!:):D{}

Selasa, 01 Mei 2012

remember #1

ingat, setiap hari senin malam. handphone yang diam tiba-tiba berdering sejenak dan bergetar. ternyata, satu pesan pendek diterima. dari Bapak di Bekasi, yang menanyakan ''zil, pulsanya sdh masuk belum?'' ini pesan pendek macam apa pak? u_u saya tahu bahwa simak yang menyuruh mengirim pesan pendek itu. simak memang rajin mengirimkan saya pulsa sebesar Rp 20.000,- setiap seminggu sekali tepatnya setiap hari senin malam. terkadang simak menelepon untuk menanyakan hal yang sama. simak jarang sekali menelepon untuk menanyakan keadaan atau lain sebagainya kecuali menanyakan pulsa yang dikirim dari Bekasi sudah masuk apa belum? saya hanya bisa membalas ''pulsanya sudah masuk pak, matur suwon :*'' terkadang saya selipkan emot cium itu, emot yang sebenarnya cium rindu dari saya. ini realitanya, jarak serta kecuekan antar anak dan orantua yang saya yakin sebenarnya kita saling membutuhkan dan merindukan. saya hanya berharap, bukan hanya setiap minggu simak bapak mengirimkan pulsa. tapi, setiap hari juga simak bapak mengirimkan saya do'a. saya disini sendiri, do'a saya tidak akan tersampaikan kepada Tuhan jika tidak disambung oleh do'a yang lain. apalagi do'a kiriman simak bapak. mereka jauh, apa yang dapat mereka lakukan untuk saya disini kecuali do'a dan pulsa itu tentunya. Tuhan tahu mana yang terbaik. Tuhan tahu apa yang akan dan apa yang telah terjadi. Tuhan selalu jaga saya, simak, dan bapak. walau jarak entah berapa puluhan kilometer ini. Tuhan pasti terus dan selalu meridhoi apa yang dilakukan saya disini, simak bapak disana. Tuhan, Terimakasih untuk apa yang telah kau takdirkan sampai saat ini.

Tembalang, Semarang 01 Mei 2012

Terimakasih untuk pulsa Rp 20.000,-

Sabtu, 14 April 2012

with @estuAPW acun gembeeel (y)

he's @estuAPW yeah my friend, we have a funny pict because we are stupid friend haha LOL!
not handsome not beauty but, we're crazy!! :D :P :) ;)

Selasa, 13 Maret 2012

Almamater \m/

nice pict, take a photo just to oprec crew BEM FIB UNDIP. and i'm so excited. please for pray to me. xoxo amin. O:)

think?

"Jangan pernah Mengeluh.
Karena Mengeluh adalah awal Penyesalan"
(No Name)

Sabtu, 10 Maret 2012

HAPPY BIRTHDAY MON({})

[PICT] 11/03/2012 01:02 from Semarang, Indonesia especially for @merrypras 19th birthday({}) muaaaah many thebest wishes from me just for you because Allah always with you!

Minggu, 04 Maret 2012

When I Look at You

MILEY CYRUS - When I Look at You

Everybody needs inspiration
Everybody needs a song
A beautiful melody
When the nights are so long

'cause there is no guarantee

That this life is easy

Yea when my world is falling apart

When there's no light
To break up the dark
That's when I
I look at you

When the waves are flooding the shore

And I can't find my way home any more
That's when I
I look at you

When I look at you

I see forgiveness
I see the truth
You love me for who I am
Like the stars hold the moon
Right there where they belong
And I know I'm not alone

Yeah when my world is falling apart

When there's no light
To break up the dark
That's when I
I look at you

When the waves are flooding the shore

And I can't find my way home any more
That's when I
I look at you

You appear just like a dream to me

Just like kaleidoscope colors that cover me
All I need
Every breath that I breathe
Don't you know you're beautiful
Yeah yeah

When the waves are flooding the shore

And I can't find my way home any more
That's when I
I look at you

I look at you

Yeah
Whoa-oh
You appear just like a dream to me

Jumat, 02 Maret 2012

Harold and Maude

tonight i watch a old movie. but, i think this movie very not real. not funny and make me 'wow'. maybe, this's a good movie. so, you must know! and i can give you some explanation about this movie in indonesian language.



Harold and Maude (1971)


Harold adalah remaja labil mungkin berumur 20 tahunan yang hobi melakukan aksi bunuh diri untuk menarik perhatian ibunya seorang sosialita yang tak peduli dengannya. Maude adalah nenek nyentrik yang hobi mencuri mobil yang minggu depan berumur 80 tahun. Persamaan kedua orang ini adalah mereka gemar melihat acara pemakaman. Dan, jangan terkejut, benih cinta-pun tumbuh di antara musik indah dari Cat Stevens. Harold seorang nihilistik yang terpukau dengan kematian terpesona dengan antitesisnya yaitu Maude nenek yang menerapkan carpe diem secara total. Sebuah contoh ekstrim cerita cinta yang melawan arus norma masyarakat konservatif untuk anda yang punya selera humor bagus.


for KMSI

"Nikmati prosesnya. Dan jangan bayangkan hasilnya."

(Kaka Kapten)


Rabu, 29 Februari 2012

stay, yess!

stay and usually feel bored. and then, i take a pict in my room. errrr.






but, this's room for my dream. xoxo ;D

Rabu, 04 Januari 2012

Mereka datang lewat Mimpi!

aku rindu, jujur lebih dari rindu, entah aku tak tahu apa ini namanya. kau tahu?
aku rindu seragam ini, aku rindu warnanya, aku rindu bentuknya, aku rindu nyamannya saat aku hanyut dalam jahitan demi jahitan didalamnya. aku rindu tumpukan batu yang memancarkan air itu, walau airnya tidak asli dari gunung tapi aku tahu sang kepala yayasan membuatnya dengan kejernihan dan kebeningan hati. aku rindu bunga-bunga warna-warni itu, yang diseram dan dijaga setiap harinya oleh para pekerja kebun di yayasan. kadang aku sedikit nakal dengan memainkan tanganku ini memetik beberapa bunga itu dan menghiasnya tepat di sela telingaku. aku rindu lapangan itu, ya lapangan dimana setiap siswa-siswi melakukan kegiatan macam-macam. lapangan yang sudah cukup tua dan pudar namun masih sanggup memopong injakan demi injakan sepatu para siswa siswi yayasan. aku rindu semua itu, kau tahu? namun, yang harus kau tahu bahwa sesungguhnya ku merindukanmu Yayasan Mandalahayu SMA Mandalahayu Bekasi, sungguh AKU RINDU!!!

Dua Nol DuaBelas


Hey, aku sengaja menyapa mu.
Hey, aku menyapa dengan senyumaaaan yang paling manis dari bibirku.
Hey, siapa namamu?duaribuduabelas?
Salam kenal ya dari ku.

Kau lihat tidak?
Apa kau tidak lihat tapi kau mendengar?
Pastinya aku melihat, dan lebih pasti aku mendengar.
Ya, letusan-letusan yang bagi mereka indah mungkin indah juga bagiku, namun bagimu?
Seharusnya kau bangga karena letusan serta bunyi yang mereka sengaja timbulkan semata-mata untuk menyambut kedatanganmu!

Apa sih yang mereka banggakan atas kedatanganmu?
SeHARUSnya mereka menyadari betapa mereka menyia-nyiakan tenaga, nafas, keceriaan, kesedihan, dan macam sebagainya hanya untuk menyambutmu!
Dalam satu hari satu malam, mereka lupa akan tuhanNya hanya karena menyambutmu.

Aku ingin marah, bahkan jika bisa inginku tendang mereka semua satu-persatu namun?
Aku sadar aku pun pernah seperti itu.
Dan aku sedih, aku menyesalinya.
Tapi aku ikut senang karena akhirnya kau datang.
Selamat datang 2012, ku harap kau berikan segalanya yang lebih baik dan indah.
Agar mereka tak menyesal karena telah melakukan semua ini.
Amin O:)